Tentang Dua Hal


saya dan kamu. dua hal yang berbeda. kamu bilang, saya ini satu dan tetap menjadi satu; dan kamu adalah bilangan penyesuai, fleksibel, komplementer.

bandung dan denpasar. dua tempat yang berbeda. disekat perbedaan waktu. dipisahkan laut. dihindarkan jarak.

bagaimana takdir mengatur pertemuan kita lewat plot sederhana tentang sebuah ucapan selamat ulangtahun yang terlambat.

bagaimana pertemuan itu cuma diwakili jari-jari tangan kita. dan kemudian hati memberikan pertanda…

…bahwa kamu adalah jawaban atas doa-doa saya.

bagaimana saya yang pencemburu berat, akhirnya percaya kalau kamu memang “berbeda”. kamu yang selalu membuat saya kesal, bete, marah dan dibakar cemburu dengan mantan pacar kamu, pada akhirnya selalu mampu membuat saya tersenyum.
kamu yang selalu membuat saya menangis hingga tidak tidur sampai pagi, pada akhirnya selalu berhasil membuat saya tertawa lagi. entah itu dengan kepolosan kamu, atau bahkan dengan sebuah lagu berjudul Lagu Rindu.

dua minggu. inbox ponsel saya hanya menampung sms dari nomor kamu. panggilan masuk dan keluar pun selalu atas nama kamu. sebelum tidur, saya berharap bisa berbincang dengan kamu. saat terbangun, kamu adalah orang pertama yang saya ingat.

dunia hanya tentang dua hal: saya dan kamu.

meskipun kita belum pernah bertemu. bahkan kita tidak pernah tahu kapan saatnya itu.

 

Bandung, Senin dini hari di bulan Juni 2010

 

Hari ini aku menemukan surat itu di antara tumpukan surat-surat lainnya. Tiba-tiba saja aku merindukanmu. Merindukan cerita-cerita tentang Bali dari balik kacamatamu, dan dari suara-suara yang kudengar di antara desah napasmu di balik selular sana. Merindukan diriku yang bercerita tentang Bandung dari balik jendela angkot, rak-rak toko buku, dan kursi bioskop.

Hari ini aku menulis dan mengirim ulang surat itu untuk kamu. Hanya agar kamu ingat, bahwa kita pernah menjadi dua hal paling penting di dunia: aku yang mencintai kamu, dan kamu yang mencintai aku. Dan bahwa kita berdua pernah percaya bahwa jarak bisa dikalahkan cinta.

 

Bandung, 29 Januari 2013

D

One thought on “Tentang Dua Hal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s