Love Me Twice


cintai aku sekali lagi saja. seperti kemarin, saat gerimis turun dan malam bergulir dalam secangkir teh dan kopi di sisi jendela sebuah kafetaria. saat senyummu bersungguh-sungguh menyiratkan bahagia, dan tatapan matamu memancarkan cinta yang bergelora. saat kau membiarkan telapak tanganmu yang dingin kugenggam untuk kemudian kuhangatkan. saat jari jemari kita saling bertautan. saat kalimat favorit kita berdua kauucapkan, “Terima kasih sudah menjadi pacar termanisku.”

cintai aku sekali lagi saja. seperti kemarin, beberapa saat sebelum akhirnya dia datang dan mengacaukan segalanya. sebelum dia duduk di antara kita berdua dengan sebotol minuman bersodanya, kemudian memberitahumu sebuah kebohongan mahasempurna: aku bertanggung jawab atas bayi di dalam rahimnya.

cintai aku sekali lagi saja. sebelum aku mati dengan hampa karena berakhir dalam kebencianmu yang luar biasa. demi Tuhan, aku tidak pernah mencintai dia. kami hanya bersenang-senang. itu saja. dan jika dia benar mencintaiku, dia tidak akan tega menusukku dengan pecahan botolnya hanya karena aku tak mengakui bayi di dalam rahimnya.[]

2 thoughts on “Love Me Twice

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s