Belah


Mungkin, aku terlambat menyadari satu—atau bahkan beberapa hal. Cepat atau lambat, semua yang ada bakal hilang, dan yang tersisa tinggal kenangan. Dan untuk orang seperti kita—ya, kita—kenangan adalah sebuah harapan, pulau impian yang berapa pun harganya bakal kita bayar.

Tidakkah kamu merasa bahwa kita adalah Adam dan Hawa yang sedang merindu surga, tempat kita bermula?

Sejujurnya, aku sangat merindukan saat-saat itu, saat di mana kita bisa saling menatap dan menyentuh, hingga akhirnya bersetubuh. Cinta kita terasa penuh, teguh. Sampai kemudian, kurasakan dadamu bergemuruh; merisau; meracau soal konsepsi cintaku yang menurutmu kacau dan membuatmu rapuh, terjatuh, lalu runtuh.

“Kita bukan Adam dan Hawa, tapi iblis jantan dan betina. Sebab Adam ngga pernah mendua, dan Hawa ngga menyerahkan dirinya pada lelaki yang sudah berkekasih.”

Oh, plis. Berulang kubilang, dia memang kekasihku, tetapi bukan belahan jiwaku. Kebersamaan kami tidak seperti kebersamaan kita–yang sarat akan cinta.

“Tai kucing! Cinta ngga bakal pernah ngebiarin gue sakit, sendirian, kesepian, merana dan nelangsa. Di mana elo waktu gue hampir sekarat di rumah sakit, heh? Di kamar dia? Lagi em-el sama dia?”

Kamu bisa bilang kalau kamu lagi butuh aku, dan aku pasti datang menemuimu. Plis, aku bukan Mentalis yang mampu membaca pikiranmu.

“Dan gue bukan cewek lo….”

Tapi kamu belahan jiwaku. Dan kita bisa tetap saling mencinta dan layak untuk bahagia, apa pun keadaannya, meskipun kita ngga bisa sama-sama.

“Menurut lo, itu adil buat gue?”

Aku bisa meninggalkan dia, kalau kamu memintaku melakukannya.

Tapi kamu diam, dan tidak pernah memintaku meninggalkannya. Dan kamu malah menghilang.

Ah, dasar perempuan.

***

Bandung, 17032011

[tanpa catatan penulisan]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s