[cerbung] Layang-layang: (1) Cemburu


“Aku ingin terbang bebas seperti elang,” katamu sambil menengadah ke udara. Tak ada apa-apa di sana, selain awan setipis kapas.”Klise,” saya mencibir. Ah, kamu sama seperti yang lain, berpikir bahwa kebebasan adalah cara untuk menempuh kebahagiaan.”Kenapa?” tanyamu dengan tatapan menyipit.

Menggeleng, saya mencoba mengalihkan pembicaraan. “Omong-omong, mantan pacar kamu lucu juga. Kenapa putus? Berapa lama pacaran? Kayaknya, dia masih sayang, masih nyimpen cinta buat kamu, buat kalian.”

Jawabanmu berupa ledakan tawa. Menggema hingga ke dalam lorong di kepala saya. Tawa yang lama-lama memberi dampak berupa….

“Ya, saya cemburu!”

Tawamu semakin membahana. Membuat saya menyesali kepolosan bibir saya.

“Kenapa cemburu?”

“Karena saya ingin cemburu. Udah lama ngga cemburu.”

Kamu berjengit, “Cemburu kan ngga enak. Bikin cape hati. Menguras energi.”

“Cemburu itu seperti rasa kenyang sekaligus lapar yang diderita pengidap maag. Alasan yang cukup masuk akal untuk mengundang perhatian orang yang kita curigai menaruh perhatian pada kita.”

Kali ini kamu hanya tersenyum. Meneguk airminum, lantas kembali tersenyum.

“Kenapa senyam-senyum?”

“Pengen aja. Udah lama ngga senyam-senyum.”

Saya protes, “Lebay! Dari tadi ketawa dan senyam-senyum ngga keruan juga!”

“Masa? Ah, sang waktu kehilangan eksistensi di duniaku sejak aku kenal kamu.”

“Berarti, kamu bisa jawab berapa lama kalian pacaran.”

“Kamu sungguh ingin tau?”

“Ya.”

“Kurang lebih lima ratus hari,” kamu tersenyum lagi.

“Wow, angka yang fantastis! Berarti, selama itu, udah banyak hal yang terjadi, chemistry yang terjalin, kenangan yang terbingkai, dan semua yang sulit dilupakan.”

“Sangat tepat!”

“Oh, saya semakin cemburu.”

Kamu tertawa lagi. Dan baru saya sadari, matamu tak hanya menyipit, melainkan menyatu dalam garis. Ah, Cinaku.

“Kamu memang lucu. Aku senang, kamu cemburu.”

Kamu juga lucu, Cinaku. Saya senang, kamu membuat saya cemburu.

———-

Bandung, 12 Juni 2010 ; 01:04 WIB
gambar dari sini

3 thoughts on “[cerbung] Layang-layang: (1) Cemburu

  1. eh dun. gue pertama baca yang part 2 nya. kayaknya yang part 1 ini ga perlu 😀 part 2 dimulai dengan jauh lebih baik dan hampir semua informasi yang ada di part 1 ini juga ada di sana. dan baca part 2 gue tau bahwa hubungan si cewek dengan mantannya dalem, berarti, bla bla bla itu lah. dan ga perlu terlalu banyak detail untuk ngegambarin seberapa dalem itu karena toh itu kan udah di masa lalu. sebagai pembaca gue malah seneng dibiarkan mereka-reka sendiri seberapa berarti hubungan itu.

    part 1 ini cuma kayak penghubung pendek ke part 2 yang sebenernya ga perlu-perlu amat. gitulah.

    😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s