Apa Kabar, ‘Ta?


Sudah lama ia tak mendengar pertanyaan itu. Sudah lama ponselnya tak berbunyi dengan nada dering khusus untuk perempuan itu.

Ia merindukannya.

Apa kabar, ‘Ta?

Sudah lama pula ia tak mengucapkannya, tak mengetikkannya pada keypad dan menemukannya di sent item dalam ponselnya.

Apakah perempuan itu juga merindukannya?

Tak ada lagi yang menggenggam tangannya ketika menyeberang jalan. Tak ada lagi yang mengaitkan sikutnya saat mengitari mal, mengobrak-abrik Factory Outlet dan berburu film di bioskop-bioskop di Bandung pada tanggal-tanggal merah.

Ia kehilangan.

Tak ada lagi keluh-kesah dan kisah-kisah yang bisa ia dengarkan selama jam makan siang di foodcourt tentang suasana kerja di kantor (bos dan customer yang menyebalkan, karyawan yang genit dan curi-curi kesempatan), atau tentang kegilaan dunia hiburan di Jakarta (serunya mengikuti shooting hingga tengah malam-bahkan pagi, bahagianya bertemu dengan Raffi Ahmad dan Velove Vexia, repotnya mengurusi kostum para pemain, hingga asyiknya melahap fakta-fakta tentang mereka yang tak terekspos infotainment). Tak ada lagi yang (hanya) bisa ia beri buku antologi cerpennya, juga CD tentang program TV yang pernah dibuatnya hanya karena di situ ada potongan gambar mereka berdua.

Apakah perempuan itu juga kehilangan?

“‘Ta, aku lagi suntuk banget. Lagi nggak ada kerjaan. Lagi di Bandung, nih.”

Ia menyesal telah menghapus SMS terakhir dari perempuan itu. SMS terakhir. Ia pun lupa kapan waktunya itu. Mungkin tiga atau bahkan enam bulan yang lalu. Tetapi ia tak pernah lupa dengan perempuan itu.

Ia ingin sekali menemui perempuan itu, atau sekadar menelponnya. Ada banyak pertanyaan untuknya: “Apa kabar, ‘Ta?”, “Kamu di mana, ‘Ta?”, “Apa yang terjadi?”, “Kenapa nggak pernah ngasih kabar lagi?”, “Kok semua nomormu nggak aktif, sih?”, “Apa saya perlu ke rumahmu untuk memastikan bahwa kamu baik-baik saja?”.

Ia benci setiap mendengar suara operator menjawab panggilannya untuk perempuan itu. Dan ia teramat benci berada dalam situasi begini.***

Iklan

2 thoughts on “Apa Kabar, ‘Ta?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s