Senang Melihat Bapak Kembali…


Alhamdulillah, ujian itu berakhir sudah. Bahkan membawa hikmah bagi kami sekeluarga. Saya sangat terharu melihat Ibu mendampingi Bapak; mengobati luka-luka di wajahnya; membalut darah yang sulit mengering di area matanya yang dilukai beling-beling kacamata yang remuk saat terjatuh; memijit bagian tubuh yang masih terasa sakit akibat kecelekaan itu.

Sementara saya dan adik saya tidak dapat berbuat banyak selain mendoakan dan melakukan titah-titah mereka. Tetapi, kami lebih sering ‘mengutil’ makanan yang dibawakan para pelayat untuk Bapak. Kue, roti, buah. Maafkan kami, Bapak.

Dan sejak Senin (25/2) lalu, kondisi Bapak mulai pulih. Ia sudah mampu mengendarai motornya kembali. Pergi bekerja dan mengantarkan adik sekolah. Saya sempat cemas dan khawatir. Tepatnya paranoid. Tetapi, alhamdulillah Bapak kembali stabil.

Senang melihat Bapak kembali sehat, kembali bekerja, tertawa, bercanda, makan dengan sangat lahap, berbicara tentang banyak hal dan langsung mandi sepulang kerja. Dan saya pun bahagia mendengar kembali klakson motornya berbunyi di sore hari pertanda ia pulang, lalu saya membukakan pintu dan membereskan kursi agar motor dapat masuk ke ruang yang sempit, kemudian mengepel lantai karena kotoran dari ban motor tadi.***

One thought on “Senang Melihat Bapak Kembali…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s