Mimpi


to_dream_by_melanotelia1.jpgBagi saya, tidak ada kejadian yang tak bisa dikendalikan, kecuali ‘takdir mutlak’ dan (ber)mimpi.
Betapa Tuhan telah mengalokasikan –setidaknya- seperempat waktu dalam hidup kita untuk sesuatu yang bahkan tidak bisa kita kendalikan; ketika kita (seakan) benar-benar berjalan, melihat, mendengar dan bertindak sesuai skenario Sang Sutradara, tak ada improfisasi, tanpa negosiasi.

Saat itulah Tuhan benar-benar sedang ‘mempermainkan’ kita, lebih dari takdir. Atau, pernahkah ada mimpi yang bisa dikendalikan? Sejauh ini, sayalah yang selalu dikendalikannya.

Dan tidak ada kejadian yang paling berlebihan, kecuali (ber)mimpi. Di sana, saya melihat segala sesuatunya menjadi berkali lipat dari yang seharusnya.

Ada tawa sempurna dan bahagia yang luar biasa ketika harapan yang urung mengunjungi kenyataan menjadi tema yang harus kita mainkan. Bahkan ada celah-celah kenikmatan yang hanya dibukakan dalam kamar impian. Dan tidak mustahil ada pula kepedihan, kecemasan dan ketakutan yang super ekstrim dalam sosok-sosok menyeramkan, kejadian-kejadian mengerikan dan kekhawatiran yang selalu menghantui kenyataan, yang bergerak dengan kecepatan super-lambat sehingga kita merasakannya sedemikian dekat, sedemikian hebat.

One thought on “Mimpi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s