Double Half Date [part 2]


[BBB Oh… BBB]

bbb_poster_dadun.jpg

Si PENYENDIRI dan kedua pasang kekasih itu akhirnya bertemu kembali di depan studio 2, tempat dimana film akan diputar.

Kita tidak perlu lagi membicarakan tentang dua pasang kekasih dan si PENYENDIRI itu. Fokus utama kita adalah film yang mereka tonton: BBB The Movie!

Film dibuka dengan Let’s Dance Together; langsung membawa kita pada adegan CIUMAN antara Bella dan Raffi di dalam mobil, di pinggir jalan tol. Wah, sebuah opening yang MENYEGARKAN.

Terus terang, awalnya saya takut film ini seperti FTV. Berkisah tentang persahabatan 5 orang remaja, mahasiswa di sebuah sekolah tinggi seni, yang saling jatuh cinta. Permasalahan seputar cinta [yang itu-itu melulu] kembali dieksplorasi. Namun entah kenapa, cerita yang sudah bisa ditebak ini begitu BERBEDA dari cerita-cerita cinta biasa lainnya.

Melly Goeslaw patut diacungi TIGA jempol setengah untuk cerita yang dibuatnya ini. Setelah sukses mengilhami cerita di Tentang Dia yang menguras air mata, kini dia sukses mengocok perut penonton lewat cerita SEGAR-nya yang bertabur bintang-bintang segar dalam BBB The Movie! ini.

Dalam film ini, Melly benar-benar menampakkan KENARSISANNYA. Dari mulai label MELLY GOESLAW PICTURES, sanjung-puji untuk sang papa: Alm. Melky Goeslaw, ‘penampakan’ Anto Hoed sebagai kameo, hingga dialek-dialek SUNDA yang terdengar begitu jenaka.

Cerita di film ini benar-benar sangat dekat dengan kehidupan remaja; persahabatan dan cinta. Meski tidak begitu menyiratkan makna signifikan, film ini bisa menjadi hiburan tersendiri di tengah suasana hati yang tidak menentu. Apalagi teknik visualisasi yang benar-benar maksimal dan tata suara serta lagu-lagu yang kaya harmonisasi, membuat film ini sangat enak untuk ‘dicicipi’: Setting dan lokasi yang indah [yang tidak ditampilkan film-film lain], warna-warni kostum dan properti yang memanjakan mata, adegan-adegan serta dialog tak terduga, dan tentunya soundtrack yang ok punya membuat film ini benar-benar BERBEDA. RUAAARR BIASA.

Bayangkan, di sebuah kampus seni; ada stasiun radio yang setiap hari menyiarkan aktivitas kampus, ada kelas piano, kelas biola, kelas balet, kelas teater dan sebagainya. Sungguh suasana yang menyenangkan. Terutama semua itu dikemas dengan begitu rapi dan indah [khususnya untuk suasana di kelas balet, hehe:)].

Dan yang paling menggelitik adalah tentang isu terhangat kebiasaan remaja sekarang: CHATTING. Bisa dibayangkan hal-hal apa saja yang dialami selama chatting. Realistis sekali. Film ini membawa kita ke sana.

Well, keseluruhan film ini cukup sempurna di mata penonton seperti saya: seseorang yang sejak dua bulan yang lalu sudah memimpikan bisa menonton film ini, dan begitu tergila-gilanya dengan sosok Melly Goeslaw. Dan saya benar-benar sangat terhibur sekaliH. Thanks Melly, thanks BBB. Biarpun kata orang, film ini biasa-biasa saja, buat saya film ini BUKAN BFILM BIASA.

Sekarang, kita lihat apa yang dilakukan dua pasang kekasih dan si PENYENDIRI seusai film diputar. Ya, tentu saja mereka pulang ke rumah masing-masing karena waktu sudah menunjukan pukul 20:45 WIB.

Nampaknya kelima orang itu bisa mengecap bahagia dengan cara mereka sendiri. Semoga hari itu menjadi hari terbaik bagi kelimanya.***

[Wednesday, August 01, 2007 17:39:48]

One thought on “Double Half Date [part 2]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s