Kegiatan MataKataKita berupa sayembara penulisan cerita pendek bagi penulis mata awas (masyarakat normal) dan penulis tunanetra untuk dikolaborasikan dalam sebuah penerbitan buku dua aksara. Penerbitan buku tercetak aksara braille untuk tunanetra, dan penerbitan buku aksara latin untuk masyarakat mata awas.
Syarat dan Ketentuan Karya
1. Peserta: Terbuka untuk umum, baik dari kalangan mata awas maupun tunanetra.
2. Tema [...]
Arsip untuk ‘Cintanya’ Kategori
Sayembara Cerpen Kolaborasi Mata Awas dan Tunanetra
Diposkan dalam Cintanya, Karyanya, Rasanya, Label braille, cerpen, kegiatan, lomba, matakatakita, putu wijaya, tunanetra pada September 6, 2009 | 2 Komentar »
Normal itu…
Diposkan dalam Cintanya, Rasarasanya, Titik Semu, saya sendiri pada Desember 1, 2007 | 7 Komentar »
…ialah ketika seorang lelaki dan perempuan berjalan bersama, bergandengan tangan, bermesraan, berpelukan, berciuman, bercinta, kemudian menikah-ups, adakah siklus yang terbalik?
Saya masih dan selalu berpola pikir demikian ketika konsep NORMAL dalam berpasangan disebut-sebut. Sampai di beberapa minggu terakhir ini, pemikiran saya mulai berubah. Kenapa? Apakah saya juga sudah mulai tidak normal?
Hooo… jangan salah sangka. Salah-salah, saya [...]
BBB : Bener Bakal Bnonton
Diposkan dalam Cintanya pada Juli 2, 2007 | 3 Komentar »
Ngaku-ngaku cinta sama Melly. Ngaku-ngaku ngefans berat sama Melly. Ngaku-ngaku nggak bisa tidur sebelum dengerin lagunya Melly. Ngaku-ngaku satu chemistry sama Melly, sehidup semati. Tapi mana buktinya? Jangan cuma bisa ngomong doang!
Kalau cuma sekedar punya semua seri album pertama sampai album terbarunya Melly, kalau cuma sekedar pernah lebih dari sekali menonton film yang soundtracknya dibikin [...]
Dear Melly,
Diposkan dalam Cintanya pada Juni 18, 2007 | Leave a Comment »
Jika teringat tentang dikau, jauh di mata dekat di hati. Tak terasa malam kini semakin larut, (a)ku masih terjaga. Mencintaimu: hati hampa kini terisi. Hanya kau pelipur laraku. Selama kau pergi tak ada lagi teman dalam sepiku.
Pertama kali aku tergugah dalam setiap kata yang kau ucap. Hatiku pun bergetar bagai terserang rindu. Di dekat [...]
