Hari Tersalah

Semua ini berawal dari sebuah SMS pada Kamis sore. SMS dari Paman di Tasik, memberi kabar bahwa Nenek sedang sakit. Lalu, kami sekeluarga menyusun rencana untuk menjenguk Nenek. Dan tiba-tiba Ibu mencetuskan ide bahwa kami akan pergi pada Sabtu pagi.

Kami semua tahu bahwa hari Sabtu Bapak libur, sementara adik saya harus tetap sekolah, dan saya pun harus tetap bekerja. Tapi kemudian, Ibu bilang kalau Sabtu sekarang tanggal merah.

Saya yang jarang mengecek kalender pun memastikan kebenarannya. Ya, di situ tertera tanggal 26 Nopember dengan warna merah, di bawahnya tertulis keterangan bahwa tanggal itu merah karena peringatan 1 Muharam. Mantaplah rencana kami untuk pergi pada Sabtu pagi.

***

Hari Jumat ini, ya Tuhan… di luar banyaknya deadline, ada beberapa hal yang membikin goyah kesabaran. Dua orang konsumen meminta barang diproduksi lebih cepat; yang satu pake embel-embel “Nggak Mau Tau, Pokoknya Harus Jadi Jumat Ini!” (selanjutnya: NMTPHJJI), dan syukurnya yang satu lagi masih bisa dinegosiasi.

Lalu, Ibu Negara tiba-tiba menanyakan barang untuk konsumen lain, yang Nota Bene Masih Kerabatnya (selanjutnya: YNBMK). Dia agak kaget waktu saya bilang, saya lebih memprioritaskan konsumen NMTPHJJI karena akan datang sebentar lagi. Lantas, dia memajukan deadline untuk konsumen YNBMK itu, maksimal hari Senin sudah siap.

Puncak ketegangannya terjadi saat Konsumen yang dalam Waktu Dekat Akan Melangsungkan Pernikahan (selanjutnya: KYDWDAMP) datang. Si KYDWDAMP ini datang untuk melakukan final check. Dari awal bermitra, dia dan ibunya memang sudah kelihatan super-rempong bin riweuh. Dari mulai merinci harga paket, pembuatan kebaya, hingga penyewaan atribut dan kelengkapan pernikahan lainnya. Dan tak terkecuali pada hari ini. Saya yang tidak menangani secara langsung saja merasa sangat terganggu dengan tingkah mereka. Oke, saya bisa memahami sepanik dan se-nervous apa saat hari pernikahan itu semakin dekat. Tapi, plis, mereka tidak perlu sampai berteriak-teriak dan membikin kehebohan sendiri.

Lanjut membaca