Hilir mudik kereta mimpi
Di stasiun labirin aku berdiri
Berpikul kardus-kardus kenangan
Mengantongi keresek muntahan kepahitan
Kereta mimpi menggilas sepi
Berkomplot dengan pasar disesaki kaki
Saling melempar bising, mengadu gaduh
Lenguh orgasme bianglala dan angin yang bersetubuh
Seseorang yang duduk di sebelahku: tak henti mencumbu jendela
hingga dehidrasi
Yang di hadapanku: tak henti memotret
hingga segalanya terduplikasi
Dan yang berada di kepalaku: tak henti menciptakan kereta mimpi
yang di dalamnya ada aku sendiri yang dalam kepalaku:
ada kereta mimpi dan aku sendiri yang dalam kepalaku:
ada kereta mimpi dan aku sendiri
yang dalam kepalaku:
ada kereta mimpi
dan aku sendiri
yang dalam
kepalaku:
ada kereta
mimpi
dan aku
sendiri
yang
dalam
…
…