Kepada seseorang yang mengajak makan malam, dan saya tidak acuhkan; maafkan saya. Bukan maksud hati menolak penawaran. Kalau kamu paham, saya sedang tidak ingin diusik. Dan kalau kamu lebih bisa memahaminya lagi, saya sedang tidak menginginkan kamu. Maaf.
Ah, mungkin ini semacam realisasi kecil dari ‘ingin memiliki tapi tak ingin dimiliki’.
Dan kepada seseorang yang selalu memberikan [...]
Arsip untuk April, 2009
Merasa Bersalah
Diposkan dalam Rasanya, Label dadun pada April 21, 2009 | 5 Komentar »
Cerpen Saya Diresensi Ika Natassa!
Diposkan dalam Cerpennya, Label dadun, ika natassa pada April 1, 2009 | 2 Komentar »
Cerpen sangat sederhana yang judulnya Cerita Pendek Tentang Sepasang Mata diresensi Ika Natasha, penulis pro itu lho…!
Oke, berikut bunyi resensi yang saya comot dari sini
Buat saya, sebuah tulisan – apakah itu buku, cerita pendek, puisi, atau artikel – merupakan jendela yang membawa kita ke dunia privat milik si penulis. Di tingkat yang lebih tinggi lagi, [...]
Djangan Djatuh Tjinta!
Diposkan dalam Rasarasanya, Label dadun pada April 1, 2009 | 4 Komentar »
Tiba-tiba kamu memikirkannya. Memaknai setengah jam yang sempit sebagai gerbang menuju kebebasan atas rasa gamang yang terjangkit di dirimu sejak awal. Intro lagu lama itu dimulai dari denting sendok dan piring, dengan suasana yang tak sengaja tercipta—langit dramatis melukis gradasi abu-abu, ungu dan merah jambu.
Ia tersenyum padamu, pertanda butuh sesuatu. Sekadar teman bincang, teman membunuh [...]
Dan Jika Mimpi Masih Pertanda…
Diposkan dalam Rasarasanya, Label dadun pada April 1, 2009 | 2 Komentar »
Maka, apa yang akan terjadi ketika seseorang yang pernah dan (mungkin) masih kaucintai hadir kembali menghiasi ruang mimpimu, berkali-kali?
Bandung,
01/04/2009 6:39:31
Jika Mimpi Adalah Pertanda…
Diposkan dalam Rasarasanya pada April 1, 2009 | Leave a Comment »
Maka, apa yang akan terjadi ketika kau bermimpi tentang seseorang yang mendadak berwajah seram dan berucap satu kata padamu, “kematian”?
Bandung,
01/04/2009 6:35:22
