Deskripsi paling sederhana untuk seorang saya: bukan siapa-siapa. Semua orang tahu dia siapa dan saya bukan siapa-siapa. Karenanya mereka tidak mau tahu tentang saya.
Karenanya saya pun tidak mau tahu tentang mereka.
Karenanya saya mulai mencari tahu siapa saya.
Pada seorang wanita luar biasa saya bertanya, siapa saya. Adalah seorang manusia berkelamin pria, katanya. Saya juga bertanya pada seorang pria paling bijaksana, siapa saya. Adalah seorang manusia berkelamin pria, katanya. Ya, saya adalah ia. Itu saja.
Saya pun menjadi tidak begitu perduli siapa saya. Hidup ini sendiri adalah saya yang patut disyukuri. Lebih mesti saya perduli akan siapa yang menciptakan saya. Dialah Tuhan saya, Tuan saya, Majikan saya, Segalanya bagi saya. Dan Dialah satu-satunya yang paling layak dianggap Siapa-Siapa.
Saya memang bukan siapa-siapa dan tidak punya apa-apa. Kulit pembungkus diri ini, rangka penopang dan penggerak tubuh ini, otak dan syaraf pengendali jiwa dan raga ini bukan semata-mata milik saya. Posesifitas saya terlalu berlebihan jika menganggap semua itu punya saya. Karenanya saya tidak perduli siapa saya dan seperti apa wujud saya.
Karenanya saya hanya perduli dengan apa yang saya lakukan untuk diri saya dan orang-orang di sekitar yang menganggap saya bukan siapa-siapa.
Dan karenanya saya bangga menjadi saya yang bukan siapa-siapa.

Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.
wah ternyata dadhun hebt jg y bs bkin hlman kyk gni… SUMPEH gw kagum Bgt >>
natar klo nnton BBB Jgn Lp ajk2 Gw Yahh….
SEMANGAAAAAT 45 !!!!!!
KEEP SMILE
^_^)V